gif-atrk

FAMOUS.ID - Duka tengah menyelimuti dunia persepakbolaan tanah air. Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, pergi untuk selamanya setelah mengalami insiden tabrakan saat berlaga melawan Semen Padang, Minggu 15 Oktober 2017. Sebelumnya, Choirul Huda mengalami tabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues, ketika timnya melawan Semen Padang.

1 © wikimedia

Dia sempat nggak sadarkan diri, kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan alat bantu pernapasan dan tabung oksigen. Kepergian Choirul Huda tentu mengingatkan publik terhadap beberapa pemain sepak bola yang juga menghembuskan nafas terakhir saat membela timnya dilapangan. Berikut ini peristiwa kelam tentang meninggalnya pemain saat bertanding.

Eri Irianto

1 © wikimedia

Eri Irianto meninggal dunia setelah insiden dalam laga Persebaya kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 November, 3 April 2000. Pemicunya, Eri bertabrakan dengan pemain PSIM, Samson Noujine Kinga, sehingga pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Malam harinya, Eri mengembuskan napas terakhir karena serangan jantung di Rumah Sakit Dokter Soetomo. Kepergian Eri meninggalkan duka buat Persebaya Surabaya sehingga memensiunkan nomor punggung 19 milik sang pemain dan menggunakan namanya untuk mes tim.

Sekou Camara

2 © wikimedia

Sekou Kamara meninggal dunia akibat serangan jantung pada sesi latihan Pelita Bandung Raya (PBR), 27 Juli 2013. Tim medis PBR sempat melarikan pemain asal Mali itu ke rumah sakit, tetapi nyawanya nggak tertolong. PBR ikut membantu penuntasan dokumen dan kepulangan Kamara ke negara asalnya.

Akli Fairuz3 © twitter persiraja

3 © marca.com

Pemain Persiraja, Akli Fairuz beraksi dalam pertandingan Divisi Utama Liga Indonesia kontra PSAP Sigli di Banda Aceh, 10 Mei 2014. Seperti Choirul Huda dan Eri Irianto, Akli Fairuz juga meninggal karena tabrakan di lapangan. Akli yang masih berstatus pemain Persiraja, mengalami benturan dengan penjaga gawang PSAP Sigli, Agus Rohman, 10 Mei 2014. Akli langsung dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi pada 12 Mei 2014. Meski usaha dari berbagai pihak telah maksimal untuk menyelamatkan nyawanya, takdir berkata lain. Kepergian Akli sempat menimbulkan citra negatif untuk sepak bola Indonesia di mata internasional. Media asal Spanyol, Marca, sempat memberitakan kepergian Akli dengan judul "Una brutal patada acab con la vida de un jugador en Indonesia (Tendangan Brutal Membunuh Pemain Indonesia)".

Jumadi Abdi

4 © twitter persiraja

Tanggal 7 Maret 2009 menjadi momen duka buat PKT Bontang. Gelandang mereka, Jumadi Abdi, meninggal dunia akibat terkena kaki dari pemain Persela, Denny Tarkas. Sebelumnya, eks pemain timnas Indonesia pada SEA Games 2005 itu, sempat menjalani perawatan selama sembilan hari dan operasi di rumah sakit.

Itulah beberapa pemain sepak bola yang meninggal dunia saat bertanding. Memang nggak ada yang menghindari maut, kapanpun ajal bisa datang menjemput seperti beberapa kasus diatas. Yang terpenting adalah prestasi dalam bidangnya mengharumkan nama Indonesia akan selalu dikenang. Semoga beristirahat dalam damai, para legenda sepak bola Indonesia! (non)

Video Trending Lainnya:

Menyesal! Inilah 7 Artis Hollywood yang Tidak Suka Dengan Adegannya
VIDEO: Benarkah Indonesia Berpotensi Rawan Terjadi Tsunami?
Jadi Wakil Indonesia, Tiffani Afifa dan Alphiandi Berhasil Menjuarai Ajang KWF 2017
5 Bulan Tata Surya Ini Berpotensi Ada Kehidupan!
Selain Tragedi Las Vegas, Inilah 5 Kasus Penembakan Brutal di Dunia

REAKSI KAMU

Epic Epic Active
EPIC
0
Pecah Pecah Active
PECAH
0
Sweet Sweet Active
SO SWEET
0
Nice Try Nice Try Active
NICE TRY
0
Hiks Hiks Active
HIKS
4