FAMOUS.ID - Saat ini perawatan kecantikan dapat kita lakukan dengan mudah, cukup datang ke salon kecantikan atau melakukannya sendiri. Semuanya dilakukan dengan mudah tanpa menyiksa setiap bagian dari tubuh kita. Tapi siapa sangka orang zaman dulu harus menghadapi tren kecantikan yang cukup mengerikan dan menyakitkan. Bahkan nggak jarang hal itu menyiksa fisik para wanita yang ingin tampil cantik demi memenuhi standar kecantikan pada masanya.

1. Mengecilkan telapat kaki

Mengecilkan kaki termasuk salah satu kebudayaan paling tua. Kebudayaan ini merupakan tre kecantikan dan fashion wanita di China. Hal itu dilakukan dengan melipat jari-jari kaki ke bawah dan mengikatnya erat-erat. Praktik yang menyakitkan ini dimulai saat seorang anak berusia 3 sampai 4 tahun dan terus berlanjut sampai memasuki usia dewasa. Kaki yang terlihat seperti boneka dianggap sangat menarik dan penting bagi seorang wanita China.

2. Crinoline rok ala Eropa

Rok yang terlihat di zaman dulu biasanya berukuran sangat besar dan mengembang. Rok tersebut mengembang karena ditopang oleh sebuah alat yang terbuat dari besi baja. Alat ini menopang rok dari wanita-wanita di era Victoria sampai menyentuh kaki. Fashion item ini aalah salah satu yang paling terkenal di era tersebut. Alat ini mungkin akan mempermudah para wanita untuk buang air kecil tapi mempersulit wanita untuk bergerak dan duduk.

3. Tradisi melebarkan bibir

Para wanita di Ethiopia haruslah melebarkan bibir mereka dengan menggunakan alat yang berbentuk seperti kayu bundar, setelah sebelumnya melubangi bibir bagian bawah mereka. Hal tersebut merupakan salahsatu tradisi dari suku Mursi yang menandakan kedewasaannya sebelum menikah. Kayu tersebut akan diganti setiap satu minggu sekali dengan ukuran yang lebih besar dari sebelumnya. Tradisi ini sangat mengerikan sekali dan sangat menyiksa para wanita di sana.

4. Memanjangkan leher

Suku yang memiliki leher panjang sudah sangat terkenal di dunia. Mereka memanjangkan leher dengan cara memasang logam di lehernya. Logam ini dipasang di bagian lehernya untuk menopang lehernya, sehingga akan semakin panjang secara alami. Budaya ini dilakukan oleh Suku Kayan di Thailand.

5. Telinga panjang suku dayak

Teling panjang suku dayak sudah menjadi bagian dari tradisi yang sudah turun temurun diwariskan dan diturunkan dari leluhur Suku Dayak. Namun seiiring dengan berkembangnya zaman, suku dayak sendiri mulai meninggalkannya, dan yang tersisa kebanyakan hanya orang-orang tua yang hidup yang pernah menjalani tradisi ini. Biasanya tradisi ini dilakukan dengan cara memasang hiasan telinga yang besar dan berat sehingga menarik telinga memanjang dan melebar serta memiliki lubang yang sangat besar

Itulah 5 standar kecantikan berbahaya zaman dulu bahkan juga ada yang berasal dari Indonesia. Ternyata sangat menyakitkan ya, untungnya beberapa diantara tradisi tersebut sudah nggak dilakukan lagi saat ini. Buat kalian yang masih penasaran dengan hal ini bisa simak penjelasan lengkapnya di video yang ada di halaman ini Famous People! (non)

REAKSI KAMU

EPIC
11
PECAH
1
SO SWEET
0
NICE TRY
1
HIKS
4