gif-atrk

FAMOUS.ID - Dari mata, turun ke hati. Itu merupakan kalimat yang menggambarkan tentang cinta pada pandangan pertama. Hal ini memang terdengar aneh bagi orang-orang yang belum pernah merasakannya. Namun, bagi kamu yang sudah pernah merasakan bagaimana cinta pada pandangan pertama akan setuju dengan hal ini.

Lalu, apakah cinta pada pandangan pertama itu benar adanya? Atau hanya pengaruh dari cerita film-film drama yang berakhir manis saja?

kok bisa? kok bisa?

Tapi, ternyata cinta pada pandangan pertama itu nyata. Begitulah kata otak kita. Menurut penelitian dari Dr. Stephanie Caciopo, otak kita dapat menghasilkan hormon cinta hanya dari pandangan pertama dengan pujaan hati hanya dalam seperlima detik. Jadi, cinta pada pandangan pertama bukanlah hanya pengaruh cerita-cerita drama.

Dalam pandangan pertama tersebut masih belum jelas kepastiannya apakah kamu bisa benar-benar cinta atau hanya ketertarikan pada hal fisikal belaka. Karena, kamu pastinya belum mengenal lebih dalam tentang orang yang kamu baru temui sekali tersebut.

Masalahnya, walaupun otak sudah mengeluarkan hormon cinta, kamu tidak tahu apa kata hati. Karena dalam waktu seperlima detik tersebut, masih terlalu sebentar untuk mengetahui karakter orang itu dan juga terlalu sebentar untuk mengetahui apakah emosi yang kamu rasakan itu benar-benar cinta.

kok bisa? kok bisa?

Namun, sama halnya seperti bunga yang tumbuh, cinta juga harus terus dirawat agar berkembang. Kalau kamu sudah merasakan cinta pada pandangan pertama, kamu juga harus merawat cinta tersebut agar terus berkembang. Ajak dia pergi, belikan barang kesukaan, dan lakukanlah hal-hal romantis lainnya agar cinta tersebut bisa menjadi cinta yang abadi.

Jadi, itu dia penjelasan tentang cinta pada pandangan pertama. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa langsung saja tonton di video dari Kok Bisa? Berikut ini. (drp)

Ikutin yuk survey berikut ini!

 

 

REAKSI KAMU

Epic Epic Active
EPIC
6
Pecah Pecah Active
PECAH
3
Sweet Sweet Active
SO SWEET
25
Nice Try Nice Try Active
NICE TRY
10
Hiks Hiks Active
HIKS
3